-->

Wireless Router bukan lagi menjadi barang baru dan mungkin sebagian besar pengguna internet sudah mempunyai alat ini di rumahnya untuk berbagi pakai koneksi internet secara nirkabel (wireless).
Kali ini, kami akan mencoba membahas masalah/ kendala yang mungkin sering dihadapi para pengguna wireless router yaitu mengenai kekuatan sinyal yang ada di wireless router. 
Bagaimana membuat sinyal Wi-Fi bisa optimal atau menjangkau area yang lebih luas? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Letakkan Wireless Router di tengah ruangan
Jangan menempatkan wireless router di lantai, berdekatan dengan dinding atau berdekatan dengan benda yang mengandung besi (metal) karena semuanya itu akan mengurangi kekuatan sinyal yang ada. Semakin dekat anda letakkan dengan ketiga hal diatas, akan semakin lemah sinyalnya.

3. Mengganti antena yang ada di Wireless Router 
Seperti yang kami katakan di point no. 1 bahwa sebagai router menggunakan antena jenis Omni Directional yang bersifat menyebar ke seluruh arah. Jika memang anda sering menggunakan di seluruh ruangan atau sudut maka antena jenis ini sangat cocok tetapi jika anda lebih sering menggunakannya di satu tempat yang, mungkin penggantian antena bisa lebih memperkuat sinyal.

Salah satu contoh jenis antena untuk masalah diatas adalah High Gain Antenna dimana sifat penyebarannya hanya ke satu titik sehingga sinyal yang anda dapatkan akan lebih baik tetapi tidak kami sarankan bisa anda sering berpindah tempat.

 4. Ganti Wireless network adapter dengan yang lebih baik 
Bila anda menggunakan komputer (bukan notebook), tentu anda memasang Wireless Network Adapter di dalamnya. Pastikan bahwa Network Adapter yang anda gunakan cukup
baik dan bisa juga mengganti antena yang ada dengan kualitas yang lebih baik seperti High Gain Antenna diatas.

5. Tambahkan Wireless Repeater bila perlu 
Walaupun antena telah diganti dengan yang lebih baik bukan berarti anda bisa menjangkau lokasi yang lebih jauh. Untuk itu kadang kita memerlukan alat tambahan yang bernama Wireless Repeater.
Wireless Repeater berguna untuk memperkuat dan memperpanjang sinyal WiFi yang ada sehingga jangkauannya menjadi lebih luas, misal dengan antena biasa, jangkauan sinyal hanya mencapai 100 m tetapi dengan ini, jangkauan sinyal bisa 2x lebih panjang yaitu 200m atau lebih.
Tetapi memang untuk penambahan alat seperti ini, kita harus mengeluarkan uang cukup banyak.

6. Mengganti Wireless Channel yang ada
Sinyal WiFi bisa berjalan di beberapa channel sekaligus, jika anda merasa sinyal yang ada kurang bagus dan menemukan banyak channel di dalamnya, anda sebaiknya mengubah ke channel yang lebih sedikit.
Dan tidak perlu kuatir dengan penggantian channel ini karena komputer/ notebook akan menditeksi dan menyesuaikan secara otomatis apabila ada pergantian channel.

7. Jauhkan Wireless Router dari perangkat elektronik tertentu
Sinyal Wifi bekerja di frekuensi 2,4 GHz, untuk itu sebaiknya anda jauhkan wireless router anda dari perangkat elektronik yang menggunakan frekuensi yang sama.
Misalnya telpon cordeless (tanpa kabel) yang biasanya juga menggunakan frekuensi yang sama yaitu 2,4 GHZ. Apabila ini terjadi, mau tidak mau anda harus menggantinya dengan telpon cordless yang menggunakan frekuensi yang berbeda seperti 900 MHz atau mengganti telpon cordless menjadi telpon biasa, ini solusi lebih murah.

8. Selalu melakukan update firmware untuk Wireless Router anda
Biasanya setiap produsen yang cukup terkenal seperti D-Link, Linksys dan lainnya selalu mengeluarkan firmware terbaru untuk router anda supaya kinerja router menjadi lebih baik. Lakukanlah upgrade firmware tersebut yang biasanya disediakan di web mereka.


9. Gunakan merek yang sama untuk jaringan nirkabel anda
Walaupun secara garis besar, penggunaan merek yang berbeda untuk perangkat jaringan (router, adapter) tidak mengalami masalah tetapi biasanya sinyal akan menjadi lebih baik bila kita menggunakan satu merek.
Misalnya Router anda merek Linksys, sebaiknya Wireless Adapter yang digunakan di komputer juga menggunakan merek yang sama.

10. Melakukan upgrade jenis WiFi dari 802.11b ke 802.11g
Kami yakin sebagian pemilik jaringan sudah menggunakan format Wifi jenis G tetapi jika anda masih menggunakan jenis 802.11b maka sebaiknya anda menggantinya atau setidaknya membuat semua jaringan menggunakan format WiFi yang sama.
Memang sudah ada 802.11n yang menjanjikan kecepatan transfer yang lebih cepat dan jangkauan yang lebih jauh, tetapi perlu dicatat bahwa format N ini masih belum disertifikasi.
Description: 10 Cara Untuk Memperkuat Sinyal WiFi Rating: 4.5 Reviewer: Unknown - ItemReviewed: 10 Cara Untuk Memperkuat Sinyal WiFi

Jakarta - Stik alias alat kendali untuk PlayStation 3, yang dikenal dengan nama Sixaxis, ternyata bisa digunakan di ponsel berbasis Android.

 Hal ini, seperti dikutip detikINET dari RootedSystem, Senin (8/8/2011), bisa dilakukan melalui aplikasi khusus yang tersedia di Android Market. Sixaxis dan Dualshock 3 -- keduanya dipakai untuk bermain game di PlayStation 3 - bisa digunakan di ponsel berbasis Android dengan memanfaatkan konektivitas Bluetooth.

Tak hanya satu, hingga empat buah stik kabarnya bisa digunakan secara bersamaan. Ini memungkinkan pengalaman nge-game multiplayer pada perangkat berbasis Android.
Sebelum buru-buru mengunduhnya di Android Market. Perlu dipertimbangkan dulu bahwa aplikasi ini memanfaatkan protokol Bluteooth tertentu yang tidak selalu ada di semua perangkat berbasis Android.

Pembuat aplikasi ini, Dancing Pixel Studio, mengatakan kebanyakan perangkat dari HTC dan beberapa dari Samsung tak mendukung protokol itu. Ini bisa diatasi dengan menggunakan firmware yang bukan resmi dari produsennya, seperti misalnya Cyanogen.

Selain itu, apapun perangkat yang dipakai, sistem operasi Android harus dalam keadaan sudah di-root sebelum bisa memanfaatkan aplikasi kendali Sixaxis ini.

Dancing Pixel Studios menyediakan dua aplikasi terkait yang bersifat gratis, ini adalah:
  • Sixaxis Compatibility Checker. App ini digunakan untuk memastikan apakah perangkat Android yang dipakai bisa menjalankan Sixaxis
  • Sixaxis Pair Tool. Aplikasi yang berjalan di Windows ini digunakan untuk secara manual memasangkan (pairing) ponsel Android dengan Sixaxis atau DualShock3 yang ingin digunakan.
Sedangkan aplikasi utamanya bernama Sixaxis Controller. Aplikasi ini tersedia di Android Market dengan harga Rp 14.625 atau sekitar USD 1,69.

Dancing Pixel Studios awalnya menyediakan video YouTube yang mendemonstrasikan kemampuan aplikasi itu. Video itu menampilkan Sixaxis untuk mengendalikan game melalui emulator Super Nintendo di perangkat Android.
www.detikinet.com
Description: Stik PS3 Bisa Dipakai di Ponsel Android Rating: 4.5 Reviewer: Unknown - ItemReviewed: Stik PS3 Bisa Dipakai di Ponsel Android

Teknologi Universal Serial Bus (USB) sudah menjadi standard berbagai perangkat yang terkoneksi ke komputer, mulai dari Hardisk, Mouse, Printer, Kamera, dan lainnya. USB 1.0 sebenarnya sudah mulai dikenalkan sejak 1996, tetapi mulai populer ketika muncul USB 2.0 di awal 2001-an (dengan kecepatan sampai 40x USB 1.0 – 480 MBits/s atau sekitar 57 MBytes/s). Kemudian tahun 2010 ini USB 3.0 mulai dikenalkan, bagaimana kemampuannya ?
USB 2.0 dikenal dengan istilah High-Speed USB, sedangkan USB 3.0 di istilahkan dengan SuperSpeed, karena memang kecepatannya bisa dikatakan Super. Berikut penjelasan lebih detailnya.

Spesifikasi USB 3.0

Beberapa perubahan telah di implementasikan di USB 3.0 seiring dengan peningkatan penggunaan perangkat eksternal dan kebutuhan kecepatan lebih tinggi. Berikut penjelasan singkat teknologinya.

Transfer Rate
Kecepatan transfer data USB 3.0 sekitar 3200 MBits/s ( 3.2 GBits/s atau 400 MBytes/s), dan secara teori dapat mencapat 4.8 GBit/s. Kecepatan ini 6 sampai 10x lebih cepat dari maksimal kecepatan USB 2.0.

Data Transfer
USB 3.0 mengenalkan teknologi transfer data dua arah ( full duplex), sehingga dapat membaca dan menulis data secara bersamaan (simultan). USB 2.0 dan sebelumnya belum mendukung teknologi bi-directional ini .

Power
Tegangan listrik diturunkan dari 4.4 V menjadi 4V, kemudian arus juga ditingkatkan ( menjadi 150mA), sehingga selain lebih hemat energi, sebuah port USB 3.0 dapat digunakan 4-6 perangkat serta meningkatkan recharging.

Power Management
Power managemen yang lebih baik dibanding USB 2.0, sehingga mendukung idle, sleep dan suspend (
Wikipedia )

Bentuk Fisik
Ujung USB 3.0 akan sama dengan USB 2.0 (standard), tetapi kabel didalamnya akan lebih banyak, ada tambahan 4 jalur kabel dibanding USB 2.0 ( total ada 9 jalur kabel).

Bagaimana dengan Pengguna USB 2.0 ?

Saat ini mayoritas perangkat elektronik masih menggunakan teknologi USB 2.0, lalu bagaimana jika nanti sudah mulai berganti dengan USB 3.0 ?. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, USB 3.0 juga memperhatikan teknologi sebelumnya.

Kompatibilitas
USB 3.0 kompatibel dengan USB 2.0, sehingga perangkat USB 2.0 tetap akan bisa digunakan di port USB 3.0 dan akan berjalan dengan kecepatan standard USB 2.0. Tetapi tidak bisa sebaliknya, perangkat USB 3.0 tidak bisa dipasang di port USB 2.0.

Dukungan Sistem Operasi
Windows Vista, Windows 7 dan Linux sudah mendukung USB 3.0, dan Mac akan segera mengikuti. Tetapi untuk Windows XP sampai saat ini belum ada kepastian apakah akan ada update untuk interface baru ini.

Kekurangan

Selain mempunyai berbagai kelebihan diatas, interface USB 3.0 juga mempunyai beberapa kekurangan, diantaranya sebagai berikut :

  • Panjang Kabel. Maksimum panjang kabel USB 3.0 berkurang menjadi 3 meter ( USB 2.0 maksimal 5 meter ). Meskipun hal ini bisa diatasi dengan menambahkan USB Hub.
  • Speed Limit, tidak semua perangkat bisa memanfaatkan penuh kecepatan USB 3.0, seperti misalnya Hardisk Magnetik yang terbatas pada kecepatan perputaran keping disk.
Sudah punya gambaran tentang teknologi USB 3.0 ? Jika ingin lebih detail dan lengkap, silahkan membaca ulasan USB 3.0 di Wikipedia
Description: Perbedaan USB 2.0 dengan USB 3.0 Rating: 4.5 Reviewer: Unknown - ItemReviewed: Perbedaan USB 2.0 dengan USB 3.0